Parenting

Manfaat yang Diperoleh Saat Mengajak Anak Membuat Kesepakatan

Kalau anak-anak sudah semakin sulit mengikuti permintaan Anda, maka ini adalah saatnya duduk bersama dan merumuskan aturan yang didasarkan pada kesepakatan bersama.

Rabu, 30 September 2020 - 03:15 WIB | Arsya

Foto : Orami Parenting

Disuruh begini, malah begitu. Begitulah yang namanya anak-anak. Mendisiplinkan mereka memang bukan pekerjaan yang mudah.
 
Kalau anak-anak sudah semakin sulit mengikuti permintaan Anda, maka ini adalah saatnya duduk bersama dan merumuskan aturan yang didasarkan pada kesepakatan bersama. Psikolog keluarga, Nessi Purnomo, M.Si., Psikolog, mengatakan bahwa orang tua perlu membuka ruang diskusi dengan anak berkaitan dengan aturan.
 
Orang tua bisa menyampaikan pandangannya dan juga mengajak anak menyampaikan pandangannya. Apa saja manfaat yang didapat dari hal ini?

1. Anak Lebih Kreatif dan Solutif

Ketika Anda meminta pendapat anak, maka menurut Nessi, anak-anak akan jadi lebih kreatif. Mereka juga akan terbiasa mencari solusi dari masalah. Mereka juga akan lebih terbiasa membuat perencanaan di masa yang akan datang.

2. Lebih Termotivasi

Aturan yang tidak satu arah ini akan membuat mereka lebih termotivasi, sebab mereka sendirilah yang membuatnya.

3. Lebih Mudah Mengevaluasi

Ketika anak sendiri yang mengusulkan isi perjanjian dan mereka sendiri yang melanggarnya, maka orang tua akan lebih mudah mengevaluasinya. Sampaikan padanya, “Kamu usul untuk X, tapi hasilnya adalah kamu Y. Maka menurut Mama, kamu perlu A.” Tetap buka ruang diskusi dengan menyampaikan pendapat dan menanyai pendapatnya lagi, bukan membuat keputusan satu arah.

4. Menumbuhkan Kepercayaan Diri

Ketika anak bisa mengikuti kesepakatan yang telah dibuatnya sendiri, maka ia akan merasa berhasil. Di situlah cikal bakal kepercayaan dirinya tumbuh.
 


Back to top