Fashion

Maquinn Couture Bawa Koleksi Batik Indonesia Diajang Milan Fashion Week 2020/2021

Memperkenalkan keberadaan Batik Indonesia agar dikenal di dunia menjadi misi tersendiri bagi Maquinn Couture mengikuti ajang Milan Fashion Week 2020/2021.

Selasa, 29 September 2020 - 19:45 WIB | Adist

Foto : Fimela.com

Memperkenalkan keberadaan Batik Indonesia agar dikenal di dunia menjadi misi tersendiri bagi Maquinn Couture mengikuti ajang Milan Fashion Week 2020/2021. Ternyata Banyak negara sangat menyukai kain warisan budaya Nusantara ini, terutama di Eropa.

"Antusias dari orang-orang di sini (Eropa) sangat baik bahkan penerimaan Mereka pun baik terhadap batik," kata Creative Director Maquinn Couture, Janice Pradipta Setyawan dan Benita Pradipta Setyawan saat melakukan konferensi pers melalui virtual, Sabtu, 26 Agustus 2020.

Maquinn Couture, yakni sebagai salah satu brand modest fashion Indonesia terpilih sebagai delegasi tunggal Indonesia di panggung Milan Fashion Week (MFW) 2020/2021.

Selain memperkenalkan batik nusantara, melalui ajang fesyen bergengsi tersebut, maka Janice dan Benita melakukan riset mendalam, batik mana dari daerah mana saja, serta motifnya yang paling digemari oleh masyarakat Eropa.

"Jadi melalui ajang ini kami melakukan riset pasar internasional dan ketika kami Munculkan kombinasi batik Indonesia dengan motif dan gaya busana Eropa antusiasnya sangat baik," ungkapnya.

Sementara ini, Maquinn Couture lebih sering menggunakan batik asal Pekalongan, Jawa Tengah dan Cirebon, Jawab Barat yang kaya warna. Khususnya dalam peragaan busana di MFW.

Di setiap motif batik dalam koleksi yang dikeluarkan mereka, emas menjadi warna yang paling banyak digunakan. Selain memberi kesan mewah dan megah, kedua designer kembar ini menyisipkan mimpi mereka untuk batik Indonesia lewat warna emas.

“Eksistensi batik kedepannya tidak bergantung pada legalitas yang dimiliki batik, melainkan pada kebanggaan bangsa Indonesia menggunakan batik. Kami bermimpi, kelak batik Indonesia meraih kemenangannya di dunia internasional dan menjadi kebanggaan dunia,” pungkasnya.


Back to top