Fashion

Ikonik dan Timeles, Ini 12 Fakta Menarik tentang Louis Vuitton

Nama brand fashion dunia, Louis Vuitton, diambil dari nama sang pendiri, Louis Vuitton yang lahir pada tahun 1821.

Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:45 WIB | Arsya

Foto : Turbologo

Nama brand fashion dunia, Louis Vuitton, diambil dari nama sang pendiri, Louis Vuitton yang lahir pada tahun 1821. Pada tahun 1896, pola monogram LV mulai diperkenalkan. Monogram ikonis huruf L dan V yang saling bertautan, pola bunga empat kelopak, dan pola organic gaya trefoil, terinspirasi perpaduan gaya Jepang dan desain oriental masa Victoria ini seringkali menjadi simbol ‘kelas’.  

Berikut rangkumkan sejarah serta 12 fakta menarik lainnya dari brand papan atas Louis Vuitton.   

1. Louis Vuitton berasal dari keluarga pekerja menengah ke bawah. Ia meninggalkan rumah sejak usia 13 tahun untuk mengejar mimpi besarnya ke Paris.  

2. Perjalanan 292 mil atau 470 km dari rumahnya di daerah Prancis Timur ke Paris, ia tempuh dengan berjalan kaki selama dua tahun. Ia berhenti secara berkala untuk melakukan pekerjaan sambilan, untuk menopang kebutuhan dan kehidupan pribadinya. 

3. Sampai di Paris tahun 1837, Louis Vuitton bekerja di sebuah workshop pembuatan boks dan kemasan. Kelihaiannya diakui banyak orang. Ia ditunjuk sebagai staf khusus untuk membuat koper keperluan Eugenie de Montijo, istri Napoleon III (1848 -1870). Inilah pintu utamanya untuk bergabung dengan kelas elit Prancis. 

4. Pada tahun 1854, Louis Vuitton membuat perusahaan boks dan koper traveling, namun ia baru mulai membuat tas jinjing pada tahun 1892.  

5. Salah satu tas Louis Vuitton paling popular, Speedy, awalnya diciptakan untuk boks atau koper traveling. Suatu saat aktris Audrey Hepburn menelepon dan memohon dibuatkan versi mini dari Speedy. Kepopuleran tas Speedy pun memuncak dan jadi model tas LV paling populer hingga kini.  

6. Tas 'Alma' juga menjadi salah satu model tas LV yang tak kalah populer. Tas ini didesain khusus atas permintaan desainer Coco Chanel. Bentuknya chic, cantik, dan feminin. Tas Louis Vuitton model Alma menjadi satu-satunya tas yang pernah dijinjing Coco Chanel, selain mereknya sendiri.  

7. Proses quality check tas LV melalui proses sangat panjang. Tas LV harus melalui uji ketahanan seperti dimasukkan benda 3,5 kg lalu dijatuhkan dari ketinggian 1/2 meter selama 4 hari berturut-turut. Zipper tas harus terus menerus dibuka-tutup sebanyak 5,000 kali untuk memastikan ketahanannya.  

8. Semua tas dan sepatu Louis Vuitton yang tak terjual, akan dikembalikan ke pabrik di Prancis, lalu dihancurkan dan dibakar. Hal ini dilakukan untuk memastikan imej brand LV agar tetap eksklusif.  

9. Louis Vuitton tidak akan pernah memberikan harga diskon pada barang-barang yang mereka produksi. Seperti poin sebelumnya, jika barang tak terjual, maka diskon bukanlah solusi. 

10. Semua tas Louis Vuitton dibuat secara handmade-atau murni keahlian tangan. Kabarnya, dibutuhkan waktu satu minggu untuk membuat satu tas. 

11. Monogram populer Louis Vuitton dipopulerkan oleh anak Louis Vuitton yang bernama Georges Vuitton. Monogram tersebut dibuat untuk menghindari segala bentuk plagiarisme dari perusahaan lain terhadap brand Louis Vuitton.   

12. LV memiliki sekitar 460 toko di 50 negara, yang terbesar ada di 101 avenue des Champs-Elysees, Paris. Luas sekitar 1800 meter persegi. Di Nevada, AS, LV ada 5 butik resmi di jajaran jalan yang sama. Yang terunik ada di Singapura. Kini menjadi ikon wilayah Marina Bay Sands. Toko itu memiliki tempat relaksasi, galeri, hingga terowongan bawah laut yang mengarah ke hotel dan mal Marina Bay Sands.


 


Back to top